ASTELINDO Telah Hadir Untuk Memajukan Industri Sistem Telekomunikasi industri sistem telekomunikasi di Indonesia cukup besar, baik dari total nilai pasar dan pelaku. Tapi kekompakan di antara para pemain dalam bisnis belum diteliti secara terkoordinasi. Untuk itu, dibentuk sebuah organisasi bernama Asosiasi Sistem Telekomunikasi Indonesia (ASTELINDO), yang baru-baru membuat deklarasi resmi di Jakarta, Jumat, September 27, 2019.

Ketua Dewan Pembina ASTELINDO, Stephen Nuswan Wibowo, Ketua Dewan Pembina ASTELINDO, mengatakan tujuan pembentukan asosiasi ini adalah untuk menampung aspirasi dan ide-ide dari para anggotanya. Perlu diingat juga, sekarang industri belum bersertifikat yang menyebabkan standardisasi di berbagai sektor.

“Misalnya, bisa jadi orang membeli produk sistem telekomunikasi perdagangan elektronik (e-commerce), tetapi mereka mungkin tidak dapat menjadikannya sebagai solusi keseluruhan. Dari mana peran penting dari sistem telekomunikasi bisnis yang telah disertifikasi, sehingga mereka dapat menawarkan solusi total kepada pelanggan sekaligus meningkatkan nilai penjualan mereka di pasar, “katanya.

Sementara Ketua ASTELINDO, Nekson Tambunan, menambahkan bahwa industri sistem telekomunikasi terdiri dari tiga solusi termasuk suara (misalnya perangkat komunikasi terpadu seperti telepon IP), video dan data. Solusi ketiga mulai saling melengkapi. Namun, pengusaha di bidang ini belum memiliki wadah yang bisa membuat mereka datang bersama-sama dan saling mendukung dalam ketiga menyatukan solusi ini. Kemudian ASTELINDO akan kontainer mereka untuk maju bersama-sama untuk mengembangkan industri sistem telekomunikasi.

Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan membuat modul pelatihan untuk anggota agar mereka mendapatkan banyak manfaat dan ilmu pelatihan. “ASTELINDO juga akan bekerja dengan berbagai lembaga pelatihan dan sertifikasi untuk program ini. Pelatihan ini juga akan melibatkan beberapa kepala sekolah yang lebih banyak produk keragam yang dapat dikupas bersama-sama dengan anggota,” kata Nekson.

Selanjutnya, Nekson ASTELINDO juga menjelaskan bahwa ia akan berkomunikasi dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informasi, untuk menuangkan aspirasi dalam penentuan sertifikasi dan standardisasi industri sistem telekomunikasi. Tujuannya adalah untuk melindungi industri ini dalam rangka menjaga kualitas.

Ketika deklarasi ini dibuat, ada 78 orang yang terdaftar sebagai anggota. Selain berasal dari Jakarta, mereka juga datang dari luar kota seperti Surabaya, Semarang, Pekanbaru, Bandung dan lain-lain. Di tahun mendatang, ASTELINDO juga berencana untuk membangun 10 DPD di kota-kota besar Indonesia.