Pelaku Industri Sistem Keamanan Menyarankan Ikuti Pelatihan Lemhannas RI Bidang keamanan industri sekarang telah berkembang cukup pesat di Indonesia. Produk keamanan asli buatan Indonesia yang mulai dirintis oleh PT Telview Technology digawangi oleh Darwin Lestari Tan, serta beberapa ahli dan konsultan desain dengan sistem keamanan kelas dunia dari Indonesia, dapat dilihat sebagai refleksi dari cinta para pemain di industri ini ke tanah air Indonesia.
“Ini adalah bukti bahwa pelaku di industri sistem keamanan yang sangat mencintai bangsa dan negara kita sendiri,” kata Chandra Wirapati CCTP, CATS., Seorang profesional dan tokoh penting di bidang keamanan negara ini.
Namun menurut Chandra, pemegang berbagai bidang sertifikasi keamanan mulai dari Assessment Security, Counter Terorisme, Anti-Terorisme, Counter Surveillance, Open Source Cerdas, dan lain-lain, tidak dapat dikatakan lengkap jika Anda belum mengikuti pelatihan yang diadakan oleh pemerintah.
Salah satu pelatihan wajib pemain di industri ini melatih Stabilisasi Nilai Kebangsaan (TAPLAI) yang diselenggarakan oleh Badan Keamanan Nasional Republik Indonesia (Lembaga Ketahanan Nasional Indonesia).
“Setelah pelatihan ini, manfaat banyak. Kami akan diingatkan dan disegarkan akan nilai-nilai nasional digali dari 4 sumber utama, yaitu UUD 45, Pancasila, Persatuan dan Homeland,” katanya.
Chandra juga meyakinkan bahwa nilai-nilai filosofis bangsa kita tidak hilang, bahkan lebih unggul jika dibandingkan dengan konsep dan nilai-nilai budaya bangsa lain, baik dari Barat dan Timur. “Nilai-nilai luhur yang telah terbentuk bangsa itu sendiri dan mungkin tanpa disadari membela negara kita sampai hari ini, adalah nilai tinggi dan luar biasa”.
Selain itu, Chandra baru saja selesai Lembaga Ketahanan Nasional program RI TAPLAI diselenggarakan untuk Kamar Dagang Indonesia dan Industri (Kadin) angkatan 5 di taggal 21 s / d, mengundang para pemain industri keamanan terakhir 27 Oktober 2019 untuk mengikuti program serupa .
“Untuk itu, Ketua Abujapi (Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia), Agoes dermawan, sudah mulai membuka jalan bagi kerjasama dengan Lembaga Ketahanan Nasional RI, dan kemudian dapat bekerja sama dengan asosiasi bidang keamanan seperti APSA, ASIM dan AISKINDO untuk mengadakan program serupa, “katanya.
Hal ini bertujuan agar industri dapat menerapkan sistem keamanan nilai-nilai asli dari orang-orang dalam kehidupan sehari-hari, serta dalam menjalankan bisnis dan profesi. “Selain itu, ini adalah aktor yang sebenarnya dalam membuat kontribusi positif terhadap masa depan bangsa dan negara,” pungkasnya.