Punya Ide Inovatif Berbasis IoT, Dua Tim Ini Menjuarai Bosch IoT Hackhathon Bosch IOT Hackathon Kompetisi 2019 yang diselenggarakan oleh Bosch Indonesia menelurkan dua tim juara. Mereka adalah tim Unafeed dan Ceri. Keputusan Bosch untuk memilih dua tim untuk menjadi juara didasarkan pada ide-ide inovatif mereka dianggap sebagai dampak positif pada masyarakat dan lingkungan sosial.
Selain itu, ide kedua tim pemenang ini sejalan dengan inisiatif untuk mendukung pelaksanaan industri Bosch 4.0 di Indonesia dengan menggunakan teknologi Internet of Things (IOT). Sehingga diharapkan untuk membantu mewujudkan visi pemerintah Indonesia untuk menjadi salah satu dari sepuluh ekonomi di tingkat global.
“Kedua pemenang Bosch mirip dengan strategi untuk mengembangkan bisnis di bidang IOT di bidang pertanian dan perikanan yang kami tidak pernah melakukan,” kata Managing Director Robert Bosch Automotive, kantor cabang Bosch Surabaya, Kamis (17/10).
Selanjutnya, Toto menjelaskan bahwa komitmen Bosch akan terus setelah kompetisi berakhir IOT 2019 Hackathon. “Para pemenang akan terus dibimbing langsung agar mereka dapat berkembang menjadi ide yang lebih besar,” katanya.
Tim Unafeed yang terdiri dari Caraka Herawan, Taufik Jati Saputra, dan Latitude Wisesa berhasil menciptakan belut larutan umpan (unagi eel) disebut Unafeed. Solusi ini menggunakan berbagai sensor dari Bosch perangkat belut XDK untuk membantu petani meningkatkan efisiensi ternak.
Solusi fungsi Unafeed dengan mengatur pola makan belut otomatis, sambil memantau kondisi hewan sehingga pertumbuhan yang dapat dipantau.
Sementara tim lain Ceri diisi oleh orang-orang muda kreatif seperti Aldy Prog, Ahmad Radhy, dan Zaid robbany, berhasil mengembangkan solusi yang disebut Ceritech IOT.
Solusi ini merupakan sistem monitoring dan kontrol dilengkapi dengan sistem peringatan, sehingga fermentasi dan pengeringan proses dalam pengolahan buah kopi. Ceritech dapat membantu petani kopi dalam pengolahan buah kopi dengan proses yang tepat dan mendapatkan hasil yang optimal.