
Teknologi SIP Mungkinkan Integrasi Sistem Telekomunikasi dan Keamanan PT Safir Electronics Indonesia (SEI) melakukan terobosan dengan menghadirkan produk telekomunikasi Fanvil untuk pasar Indonesia. Menariknya, seluruh produk Fanvil diklaim memiliki teknologi Session Initiation Protocol (SIP) untuk memungkinkan integrasi antara sistem telekomunikasi dan sistem keamanan berjalan lebih lancar.
Hal ini diuraikan dalam seminar bertajuk “Fanvil Kolaborasi dan Inovasi”, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta, Kamis (19/09/2019). Acara ini dihadiri oleh lebih dari 120 peserta.
Stephanus Nuswan Wibowo, General Manager SEI, mengatakan Fanvil adalah perusahaan telekomunikasi Cina yang menjadi salah satu pelopor di dunia yang menggunakan teknologi SIP dalam produk mereka. Kualitas dan kehandalan sudah tidak diragukan lagi karena mereka sudah aktif di bidang ini selama 18 tahun.
“Kami merasa saat ini ada kebutuhan untuk integrasi antara sistem telekomunikasi dan sistem keamanan. Hal ini dimungkinkan dengan produk Fanvil teknologi SIP yang dimiliki, yang dapat diintegrasikan dengan kamera CCTV, akses kontrol atau perangkat lainnya,” kata Stephanus.
Sementara itu, Global Business Development Manager Fanvil, Summer Meng, menjelaskan perusahaannya didukung oleh penelitian dan pengembangan tim yang memadai. Jadi setiap produk yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada. “Kami memilih kemitraan dengan SEI juga bukan tanpa alasan. SEI telah menjadi distributor produk telekomunikasi dengan merek terkenal untuk waktu yang lama. Diharapkan potensi bisnis masa depan di bidang ini terbuka lebar,” katanya.
Sebagai distributor resmi Fanvil, SEI merasa telekomunikasi dan keamanan aktor dapat mengambil informasi berharga dari seminar ini. Karena jika memahami integrasi, sangat mungkin di masa depan peluang bisnis mereka akan terbuka.
Stephanus mengatakan kisaran saat produk dan solusi sudah tersedia Fanvil. Untuk layanan purna jual, produk dijamin selama satu tahun. Jika selama masa garansi ada kerusakan, maka akan segera diganti dengan yang baru.
“Bahkan setelah acara ini kami akan mengadakan pelatihan khusus untuk integrasi sehingga pelaku di dua bidang itu semakin mengerti. Karena tidak ada hal-hal teknis khusus yang harus dipelajari dalam rangka integrasi yang lebih baik antara perangkat SIP berjalan lancar,” katanya.
Ke depan, pertumbuhan pasar untuk produk-produk telekomunikasi bisa mencapai 20% per tahun. “Ini Target target produk pasar seperti proyek perhotelan, rumah sakit, sekolah, universitas, gedung-gedung swasta dan pemerintah dan banyak lagi,” pungkasnya.