Bandara di Amsterdam Uji Coba Biometrik Boarding Buatan Vision-Boxb – Bandara Internasional Schiphol di Amsterdam, Belanda, sedang melakukan uji coba solusi biometrik dari Vision-Box berupa teknologi boarding berbasis pengenalan wajah untuk penumpang yang bepergian dengan penerbangan Cathay Pacific. Uji coba ini adalah bagian dari fase pertama Seamless Flow, sebuah program yang bertujuan untuk membuat perjalanan tanpa kertas menjadi mungkin dilakukan dalam jangka panjang.
Dalam uji coba ini, penumpang yang sudah melakukan registration diantar ke salah satu kios pendaftaran khusus untuk dipindai paspor dan ticket miliknya, kemudian wajahnya di-catch dengan kamera berkualitas tinggi. Setelah semua dilakukan,penumpang akan mendapatkan single token voyager untuk memudahkannya melalui gerbang boarding tanpa harus menunjukkan dokumen apapun.
Nantinya, pada saat di eGate keberangkatan, wajah penumpang dipindai oleh kamera untuk dicocokkan dengan hasil gambar wajah yang diambil saat expositions registrasi sebelumnya. Ketika wajah teridentifikasi, gerbang dibuka dan penumpang bisa langsung naik ke pesawat. Verifikasi biometrik ini hanya membutuhkan beberapa detik untuk verifikasi penumpang.
President Vision-Box, Miguel Leitmann, mengatakan seluruh gagasan Seamless Flow ini adalah memodernisasi scene bandara untuk meningkatkan kenyamanan, menyederhanakan expositions, menawarkan interaksi present day dan memberikan viable esteem kepada penumpang. “Kami sangat bersemangat untuk menjalankan program penting ini bersama mitra kami untuk menghadirkan cara baru bepergian dengan mulus,” ujar Leitmann.
Sementara, Direktur Keselamatan dan Keamanan Schiphol, Wilma van Dijk, menyebut sistem ini membuat perjalanan penumpan menjadi lebih mudah dan efisien. “Di masa depan penumpang bisa melewati titik kontrol ini lebih lancar karena sistme akan mengenali wajah penumpang. Jadi penumpang bisa meninggalkan paspor dan ticket di dalam tas.”
Perlu diketahui, inisiasi Seamless Flow adalah hasil dari kemitraan antara Pemerintah Belanda, Bandara Schiphol Amsterdam, Cathay Pacific, KLM dan Vision-Box, yang bertanggung jawab atas stage teknologi stream consistent.