Pantau Pencemaran, Sungai Brantas Dipasangi CCTV – Pemprov Jawa Timur telah memanfaatkan teknologi untuk menjaga aliran Sungai Brantas dari pencemaran. Teknologi yang dimaksud adalah pemantauan menggunakan kamera CCTV. Perangkat ini akan memantau volume charge air serta kualitas Sungai Brantas secara ongoing.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengatakan pihaknya sudah memasang CCTV di beberapa titik Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Brantas. “CCTV tersebut dapat dipantau dari war room DAS Brantas seperti Perum Jasa Tirta I, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim,” customized structure Emil, sapaan akrabnya.
Tak hanya itu, ia mengharap bantuan pihak luar seperti Delft University of Technology (TUDelft) bisa memberikan bantuan teknologi untuk memantau DAS Brantas. “TUDelft ini kan pakarnya dari Belanda. Kita berharap mereka bisa ngasih ke PJT, ke Dinas Lingkungan Hidup itu teknologi untuk memantau. Sehingga kalau ada titik-titik yang menyimpang bisa terpantau,” ujarnya.
Selain itu, Emil juga menyampaikan langkah-langkah penanganan DAS Brantas. Salah satu dengan menjaga DAS Brantas melalui Adopsi Sungai Brantas. “Ini yang menjadi salah satu program dari 99 Hari Kerja Gubernur dan Wagub Jatim,” ungkapnya.
Penerapannya dengan mengajak Relawan Jogo Kali untuk ikut menjaga sungai termasuk DAS Brantas. “Kita mengusung Jatim Harmoni yaitu lingkungan hidup harus dijaga kelestariannya. Bukan hanya karena masalah keberpihakan, tetapi ini masalah kebutuhan,” paparnya.