Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto mengaku kesulitan memantau arus lalu lintas di sekitar wilayah industri migas di Kabupaten Bojonegoro. Salah satu penyebabnya adalah masih minimnya keberadaan kamera CCTV di sepanjang jalur menuju lokasi proyek migas.
Baca juga: Enam Titik Kamera CCTV Awasi Underpass Kuningan
“Kami jadi kesulit memantau arus lalu lintas, kejahatan maupun penyelidikan kasus kecelakaan di wilayah industri migas. Namun untuk sementara ini kita hanya bisa meminta akses kamera CCTV dari Dishub,” ujar Aristianto, Rabu (29/8/2018).
Dia menyontohkan, pada traffic light di jalur Bojonegoro – Padangan tepatnya di perempatan Clangap Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, sampai saat ini tidak ada kamera CCTV. Keberadaan kamera CCTV ini sangat penting karena dapat memantau kondisi arus lalu lintas dan pergerakan tindak kriminalitas yang dimungkinkan terjadi. “Kita akui, jika sarana dan prasarana berupa kamera CCTV ini masih kurang. Harapannya, Pemkab Bojonegoro maupun operator migas bisa meningkatkan hal itu,” tuturnya.
Baca Juga: Pittsburgh Menambah Kamera CCTV Setelah Kejadian Pembunuhan
Ditegaskan oleh, pengawasan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, baik itu Pemkab Bojonegoro, korporasi migas, masyarakat maupun kepolisian. “Semoga ke depannya ada penambahan kamera CCTV lagi guna meningkatkan pengawasan di jalan raya,” imbuhnya.