Toilet di China Kini Dilengkapi Teknologi Pengenal Wajah

Toilet di China Kini Dilengkapi Teknologi Pengenal Wajah – Presiden Republik Rakyat China (RRC), Xi Jinping, pernah menggagas program “Revolusi Toilet” pada 2015. Selain bertujuan untuk memperbaiki can umum yang bau serta tidak lengkap, pemerintah China kini menambahkan teknologi canggih pada latrine di beberapa daerah.

Salah satunya adalah can dengan fitur pengenalan wajah pertama kali diperoleh di Temple of Heaven Park Beijing pada tahun 2017. Seperti yang dilansir Techinasia.com, penggunaan can dengan fitur pengenalan wajah ini mendapat pujian karena bersih dan nyaman serta mengurangi limbah kertas latrine.

Seorang peneliti dari MacroPolo, lembaga yang ada di Paulson Institute di University of Chicago, Amerika Serikat, Neil Thomas, mengatakan bahwa revolusi ini mendapatkan dukungan positif dari Presiden Tiongkok.

“Revolusi Toilet memiliki dukungan tingkat atas dari Xi Jinping, jadi itu adalah sesuatu yang diakui kader tingkat bawah sebagai cara untuk membedakan diri mereka dan untuk diperhatikan oleh para petinggi dalam sistem pemerintahan,” customized structure Neil Thomas.

Bahkan dalam beberapa kasus, kebutuhan untuk membedakan diri sendiri dari orang lain dapat menjadi sedikit ekstrim. Meskipun banyak penerapan teknologi di can umum sangat berguna, termasuk indikator yang menunjukkan apakah can ditempati, beberapa can seperti ini ternyata memiliki fitur wifi free dan pengisi daya telepon seluler.

Sayangnya, tak semua warga di Tiongkok menerima keberadaan can dengan fitur yang terbilang sangat baru ini. Pasalnya, beberapa can seperti ini telah menciptakan reaksi buruk di masyarakat, yang menganggap pengeluaran dana untuk can latrine tersebut sia-sia. Namun demikian, perhatian media pada desain can eksentrik dan aplikasi teknologi tinggi, sebagian besar upaya ini hanya membuat latrine menjadi jauh lebih baik serta mudah diakses.